the hands free

Saturday, June 8, 2013

Lebay dikit ...biar lebih aman

Helm-ku Ber-Kunang² ...

Kepala ber-kunang² ...itu pusing akibat benturan,
tapi helm ber-Kunang²* ... itu kereeen abis :D


Helm ku ber-Kunang-kunang

Nampaknya memang "lebay", helm aja di-lampu-in. Apa gak ada tempat lain sampai milih helm yang dikasih lampu ?

Tampilan Head Unit Display pesawat tempur
Sebenarnya .. memilih helm sebagai tempat nempelnya Kunang-kunang, lampu stop LED ini, dipertimbangkan berdasarkan critical view area, yaitu area pandangan yang menjadi prioritas utama saat mata memandang lurus ke depan, yang lebar areanya hanya kurang lebih beradius 30 derajat saja terhadap garis lurus titik pandangan mata. Diluar area itu, adalah daerah yang disebut dengan secondary view area. Itulah sebabnya, layar monitor pesawat tempur, yang disebut Head Unit Display (HUD), dibuat sebagai proyeksi display yang ditampilkan di kaca helm si pilot.

Lampu stop Kunang² ini adalah pelengkap navigasi pengendara motor untuk memberikan tanda pada pengendara-pengendara dibelakangnya bahwa kecepatan sedang dikurangi atau bahkan sedang berhenti. Sama persis dengan fungsi lampu stop standard pada motor, bedanya adalah, lampu stop Kunang2 ini diletakkan di 'area ktitis', yaitu area yang paling mudah kelihatan terutama jika berkendara di jalanan padat kendaraan, dimana setiap pengendara lebih terfokus melihat ke arah depan dan juga jarak antar kendaraannya relatif sangat dekat sehingga keberadaan lampu stop standard menjadi berkurang diperhatikan.


So ... helm Kunang² ini memang lebay yang bermanfaat untuk mengurangi resiko tertabrak dari belakang dan juga ... jelas lebih kereen.. :D  
Nah, kalau kamu juga 'concern' pada keselamatan berkendara, kamu juga bisa menggunakannya, tinggal milih aja dari sudah kami sediakan ...

Anyway ... 
biasanya, yang betah ber-lebay-lebay-ria malah lebih cepet nge-top biarpun asli-nya gak keren  :D






                                                                                                                           

 

Thursday, May 30, 2013

Lampu Stop Kunang²


Lebih AMAN berkendara ...
Lebih EKSIS dijalanan ...

Untuk kesekian kalinya, saya membaca berita-berita seperti kutipan di facebook-nya Suara Surabaya E100 ini, dan kelihatannya frekuensi kejadiannya juga meningkat.



Terus terang saja, saya sungkan menayangkan foto-foto terjadinya kecelakaan motor ditotol truk atau bus ... terlalu 'vulgar' untuk ditayangkan.

Anyway ... saya sendiri juga pengendara motor yang sudah puluhan tahun bermotor, dan juga sudah bolak-balik notol motor orang lain, dan juga ditotol ....
Memang tidak bisa dipungkiri, pengalaman seperti itu sangat mudah terjadi apalagi di jam padat lalu lintas, ditambah kurangnya kewaspadaan karena lelah, dan belum lagi kalau perlengkapan navigasi standard kendaraannya bermasalah, seperti misalnya lampu rem yang tidak menyala.
Kalau sudah begitu, jangan nyalahin yang notol, karena mungkin mereka juga sama lelahnya dengan kita.

Di situasi itu yang 'crowded' kayak gitu, saya sendiri pun juga gak bisa rileks lagi berkendara motor dijalan. Dan mengharuskan konsentrasi penuh melihat ke depan dan ke kaca spion. Bukannya takut motor jadi babras, tapi lebih pada gangguan yang dirasakan oleh orang-orang lain yang terhambat kalau terjadi sesuatu dijalan raya.

Dengan pengalaman itulah saya coba berkreasi membuat perlengkapan navigasi motor tambahan supaya keberadaan kita lebih terlihat oleh pengendara lain, yang secara langsung akan meningkatkan keamanan kita dan orang lain dalam berkendara. Yang kemudian saya implementasi ke lampu stop pada helm, dan tentunya harus tanpa ada kabel penghubung antara helm dan motor.


3 keuntungan sekaligus yang bisa saya dapatkan menggunakan helm berlampu stop;
  1. Sebagai lampu stop tambahan sekaligus back-up jika lampu stop utama bermasalah
  2. Posisi lampu stop helm pada critical view sehingga lebih terlihat bahkan pada spasi jarak sangat dekat
  3. Sudah pasti akan jadi pusat perhatian, karena lebih kelihatan dan jelas berbeda dari lainnya ... :D

So ... Kalau anda seperti saya, sama-sama pengendara motor yang aktif, semoga kreasi saya ini membantu supaya anda lebih rileks dan lebih aman berkendara di jalan raya.

By the way ... lampu stop pada helm ini saya sebut Kunang², yang sudah saya ujicoba pakai dengan helm standard INK CX22. Sementara itu, saya juga siapkan beberapa desain helm yang 'pantas' dilengkapi dengan Kunang² yang saya sediakan jika anda juga membutuhkan navigasi yang lebih baik dari standard yang ada.

Bubaran Nonton Konser God Bless


Bagi saya, berkendara motor adalah sebuah pilihan untuk mensiasati kondisi jalan raya yang padat selain untuk lebih mengefektifkan waktu perjalanan dan juga penggunaan bahan bakar.

Berbeda dengan keadaan jalan raya 10 tahun lalu, saat itu berkendaraa motor dijalan raya bisa dinikmati dan terasa rileks. Kepadatan kendaraan di jalan raya masih memberikan ruang-ruang yang cukup untuk bisa menikmati berkendara. Namun kini, rasa nyaman berkendara motor di jalan raya tergantikan dengan perasaan rasa tegang dan kewaspadaan tinggi. Bukan masalah kriminalnya yang menegangkan, tapi justru karena jumlah pengguna jalan raya dan populasi kendaraan bermotor nya yang sudah meningkat sangat pesat.


Ketika saya masih di belia dulu, saya juga pernah merasakan kepadaan jalan raya seperti kepadatan jalan raya saat ini, tapi itu hanya terjadi setelah bubaran nonton konsernya God Bless atau Nicky Astria ... Ilustrasinya, jalan selebar 8 meter hanya bisa dilintasi dengan kecepatan 5 - 10 km/jam. But ...it was fun !!

Dan ketika keadaan 'bubaran konser' itu terjadi hampir setiap saat di jaman sekarang, saya hanya bisa teringat jaman-jamannya konvoi abis nonton konser, atau konvoi kampanye parpol. Belum lagi pas saat-saat nya libur panjang atau lebaran ... fuiihh ... fun abis dah !!!

Anyway ... memang ada sensasi tersendiri menikmati perjalanan rame-rame seperti itu, tapi juga bisa stress kalau konvoi nya terpaksa terjadi pada jam-jam berangkat kerja atau pulang kerja. Kalau sudah begini ... biasanya emosi dan ego menjadi mudah meledak, yang berakibat menurunnya konsentrasi dan kewaspadaan. Sehingga terjadi saling serobot atau saling notol dan bahkan tabrakan beruntun ... errghh!!! Kalau sudah begitu, makin repot dan merepotkan juga !!!
Masih mending kalau cuman ditotol pengendara motor lain, apalagi yang notol cewek. Bagaimana kalau yang notol itu trailer BBM berkapasitas 32.000 liter ... ?!?!?
Gak lucu, kan ???


Begitulah ... kondisi jalan raya yang bak 'bubaran konser' ini, suka atau tidak sudah menjadi bagian dari aktifitas kita. Dan kita tidak bisa mencegahnya, tapi kita bisa melakukan sesuatu untuk mengurangi resiko dan meningkatkan kewaspadaan dijalan raya. Misalnya dengan memperhatikan perlengkapan navigasi standar yang ada di motor kita dengan memastikan semuanya beroperasi normal. Selain itu, kita juga bisa melengkapi perlengkapan navigasi standar itu dengan menambah perlengkapan seperti yang saya gunakan, yaitu lampu stop tanpa kabel pada helm, yang berguna untuk meningkatkan visibilitas pengguna jalan lain, terutama yang melaju dibelakang kita.


Kunang² di jalanan yang padat

Monday, March 18, 2013

Bebas Kanker dengan Makan Kulit Manggis

Petikan artikel dari duniafitnes.com :

Anda mungkin merasa sedikit aneh jika harus mengonsumsi buah beserta kulitnya. Mengingat kebiasaan kita adalah membuang kulit dan memakan daging buahnya.


Padahal penelitian menyebutkan bahwa kebanyakan kulit buah mengandung nutrisi penting dan manfaat kesehatan yang hampir sama dengan isi buahnya.

Salah satu kulit buah yang memiliki banyak manfaat kesehatan adalah kulit manggis. Manggis atau dalam bahasa latih disebut Garcinia mangostana L, memiliki banyak sekali manfaat kesehatan mulai dari kulit, daging buah, hingga bijinya. Sehingga tidak berlebihan jika buah ini mendapat julukan Queen of Fruits (ratunya buah).

Kulit buah manggis mengandung xanthone, zat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas. Beberapa penelitian menunjukkan, senyawa ini memiliki sifat sebagai antidiabetes, antikanker, anti peradangan, antibakteri, antifungi, dan mampu meningkatkan kekebalan tubuh.

Yuk, kita simak kandungan nutrisi apa saja yang terdapat dalam buah manggis serta manfaatnya bagi kesehatan.



Mengandung Xamthone

Komponen aktif utama dari buah manggis disebut xanthones. Xanthone adalah sejenis senyawa polifenol yang baru ditemukan yang secara biologis aktif dan secara struktural mirip dengan bioflavanoids. Senyawa ini jarang terdapat di alam, paling banyak ditemukan hanya dalam dua keluarga tanaman. 200 jenis xhantones alami yang sejauh ini telah diidentifikasi. Sekitar 40 jenis diantaranya telah ditemukan dalam buah manggis.

Xanthone dan turunannya telah terbukti memiliki beberapa manfaat, termasuk anti-inflamasi dan anti-alergi. Ada juga komponen lain dari buah manggis yang memiliki kualitas obat, termasuk polisakarida, sterol, proanthocyanidins dan catechin, sehingga baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan fungsi tubuh.


Rendah Kalori

Selain memiliki rasa yang lezat buah manggis juga rendah kalori. Cocok dikonsumsi bagi Anda yang sedang berdiet untuk menurunkan berat badan. Terdapat 63 kalori per 100 gr buah manggis. Tidak mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Selain itu, buah manggis juga dapat mencukupi kebutuhan serat tubuh sebanyak 13 persen per 100 gramnya.


Kaya Vitamin C

Buah manggis dapat memenuhi kebutuhan vitamin C tubuh sebesar 12 persen per 100 gram daging buahnya. Vitamin C merupakan vitamin larut air yang bekerja kuat sebagai antioksidan. Membantu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit seperti, flu, infeksi, hingga kanker.

Buah manggis juga mengandung vitamin B kompleks seperti thiamin, niacin, dan folat. Vitamin ini bertindak sebagai kofaktor dalam memetabolisme karbohidrat, protein, dan lemak.


Mengatasi Diare

Buah manggis menjadi buah yang cukup populer di Filipina. Masyarakat Filipina biasanya menggunakan hasil rebusan daun manggis dan kulitnya untukmengatasi berbagai gejala penyakit seperti, menurunkan suhu tubuh saat demam, mengatasi diare, sariawan, disentri, hingga gangguan saluran kencing.
Anti kanker

Kandungan xanthone dalam kulit dan buah manggis bersifat anti proliferasi dan apoptosis yakni, efektif untuk menghambat pertumbuhan sekaligus menghancurkan sel-sel kanker.


Mencegah Penyakit Jantung

Buah manggis juga mengandung sejumlah mineral seperti tembaga, mangan dan magnesium. Kalium merupakan komponen penting dari sel dan cairan tubuh untuk membantu mengontrol detak jantung, dan tekanan darah. Dengan demikian, buah manggis menawarkan perlindungan terhadap stroke dan penyakit jantung koroner.

Oleh karena itu, saat Anda mengonsumsi buah manggis, jangan buru-buru membuang kulitnya. Setelah mengonsumsi buahnya, buatlah seduhan sederhana dari kulit manggis untuk mendapatkan manfaat sehatnya. Jangan lupa untuk mencuci bersih sebelum Anda mengolahnya.

Anda juga perlu berhati-hati, karena kulit manggis mengandung kadar resin, serat kasar, dan tanin yang bisa mengakibatkan gangguan pencernaan jika Anda mengonsumsinya terlalu banyak.