the hands free

Wednesday, January 16, 2013

Mengatasi Sesak Nafas ... Ibuku

Ibuku, sudah lebih dari 10 tahun menderita sesak nafas (asma). Usia beliau saat awal mengalaminya masih sekitar 40 tahunan. Meskipun begitu, aku sungguh-sungguh ikut merasakan bagaimana tidak nyamannya jika sesak nafas-nya sedang kambuh. Dan itu seringkali terjadi ketika cuaca sedang kurang bersahabat, dingin dimusim hujan, atau akibat debu jika musim sedang kering.

Namun beliau juga cukup sabar dan rutin melakukan pemeriksaan ke dokter, bahkan sampai dengan sekarang. Pernah suatu saat, sesak nafas ibuku kambuh dan situasi nya diperparah dengan keadaanya yang sedang terkena influenza. Alhasil, beliau harus menjalani perawatan beberapa hari di rumah sakit. Itu pernah terjadi dua kali. Dan semoga tidak terjadi lagi, karena aku melihat begitu beratnya Ibuku melewati kondisi itu.

Hingga suatu hari, ada tetangga Ibuku yang menyarankan supaya Ibu menggunakan Minyak Mutiara sebagai "inhaler", atau mengoleskannya di bagian-bagian tubuh untuk menghangatkan dan mengatasi sesak nafasnya. Ibu menyampaikan nasehat tetangga itu padaku, dan aku pikir sebaiknya dicoba. Namun sayangnya, tidak satu toko obat atau apotek yang menjual Minyak Mutiara di kota kami, Jember. Setelah bertanya kesana-kemari, aku mendapat informasi kalau produsen Minyak Mutiara itu ada di Bangil - Pasuruan, Suatu kebetulan karena aku sendiri berdomisili di Pandaan - Pasuruan.

Mulailah aku 'berburu' Minyak Mutiara di Bangil, hanya dengan berbekal 'nama kampung' dimana Minyak Mutiara itu di produksi.
Aku mulai dari bertanya-tanya ke setiap toko obat yang aku temui dan keluar masuk gang-gang kecil. Juga bertanya-tanya pada setiap orang yang mungkin tahu dimana dijual atau diproduksinya Minyak Mutiara itu. Tapi aku belum beruntung saat itu, sehingga harus aku lanjutkan mencari lagi ke-esokan harinya.

Dihari kedua, aku memulai dengan mendatangi toko-toko obat tradisional dan apotek yang belum aku datangi kemarinnya. Dan ... Alhamdulillaah, aku langsung mendapatkannya di toko pertama yang aku kunjungi, sebuah apotek yang tidak terlalu besar, dekat alun-alun Bangil. Aku membeli sebotol, kira-kira isinya 150ml. Aku pikir, Ibuku harus mencobanya dulu sebelum aku beli lebih banyak.

Setelah Ibuku mencobanya, sepertinya Minyak Mutiara ini memang cocok untuk membantu melegakan nafas  ketika beliau sedang mengalami sesak nafas, dibanding dengan minyak angin apapun, apalagi - menurutku - aroma 'wangi'nya sangat khas. Tidak berwarna (seperti air) dan sangat bening.


Begitulah akhirnya Ibuku menggunakan Minyak Mutiara sebagai 'minyak angin' yang membantunya melegakan nafas ketika sesak. Dan itu telah bertahan sampai dengan sekarang.

Namun demikian, Minyak Mutiara ini bersifat membantu mengatasi sesak nafas, dan bukanlah obat sesak nafas.

Jika diantara anda ada yang sedang menghadapi masalah seperti Ibu saya, semoga informasi ini membantu. Jika dibutuhkan, saya bisa membantu anda mendapatkan dan mengirimnya. Harga dari tempat saya membelinya adalah Rp 45.000 (Januari 2013), anda bisa estimasikan sendiri biaya pengiriman dan pengemasannya.
(dzul)

Diabetes Bisa Dideteksi Lewat Mulut

Komplikasi diabetes bisa menyerang hampir seluruh organ tubuh. Salah satu yang mudah diamati melalui mulut.
Kesehatan mulut yang buruk tak hanya karena Anda malas menyikat gigi. Tetapi, bisa jadi akibat penyakit diabetes yang diderita.
Berikut tanda-tanda oral akibat meningkatnya kadar glukosa dalam tubuh, seperti dilansir dalam Medicmagic (14/1).
Kerusakan gigi. Meningkatnya kadar glukosa akan memperburuk kerusakan gigi. Bakteri dalam mulut dengan cepat berinteraksi dengan makanan manis yang dikonsumsi, sehingga membentuk plak gigi.
Pembusukan gigi. Bagi penderita diabetes, tubuh kesulitan melawan bakteri karena penyakit ini menyebabkan sistem imun tubuh menurun. Akibatnya, terjadi peradangan dan pembusukan gusi.
Mulut kering. Mulut kering menjadi tanda diabetes, karena berkurangnya produksi air liur oleh kelenjar air liur. Pada akhirnya, kondisi ini menyebabkan sariawan, nyeri, infeksi dan kerusakan gigi.
Infeksi jamur. Tingginya tingkat gula dalam air liur mendorong pertumbuhan jamur yang memicu terjadinya infeksi dan akan berkembang menjadi luka. Selain itu, jamur juga bisa menyebabkan luka pada lidah. (ghiboo.com)

Manfaat Minuman Soda dalam Mengobati Sumbatan Lambung

Menurut para ahli, minuman bersoda dapat digunakan untuk mengobati sesorang yang mengalami sumbatan lambung.

Para dokter menemukan bahwa minuman bersoda sangat efektif untuk mengatasi kondisi yang dikenal dengan sebutan gastric phytobezoar. Gastric phytobezoar adalah penyumbatan lambung, yang bila tidak segera diobati akan menyebabkan usus buntu.

Penyakit ini biasanya terjadi akibat beberapa jenis buah yang tidak dicerna secara baik, seperti buah kesemek yang sangat rentan untuk membentuk sumbatan. Berbagai jenis perawatan ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut seperti laser, endoskopi, hingga operasi.

Seperti dikutip Antaranews.com, studi terbaru yang dilakukan peneliti dari University of Athens ini menunjukkan bahwa minuman bersoda mampu menyembuhkan kondisi tersebut hingga 90 persen.

Ini disebabkan karena bahan kimia yang terkandung di dalam minuman bersoda memiliki cara kerja serupa dengan asam lambung, yaitu membantu mencerna serat makanan.

Sementara itu, gelembung soda pada minuman tersebut mempercepat proses pencernaan, demikian sebagaimana ditulis pada jurnal Alimentary Pharmacology and Therapeutics.

Minuman bersoda memiliki tingkat keasaman 2,6 sesuai dengan skala pH, karena mengandung karbon dan asam fosforik.

Meski minuman bersoda tidak mampu menghancurkan penyumbat secara menyeluruh, namun setidaknya dapat memperkecil penyumbatan dan melembutkan phytobezoar. Ini memudahkan untuk mengangkat penyumbatan tanpa perlu operasi besar. (id.she.yaoo.com)

Jus Jeruk, Mengokohkan Tulang

Anda pikir tulang Anda sudah pasti kuat? Pikirkan lagi!

Berikut ini adalah sumber makanan yang kaya kalsium dan bagaimana semuanya bekerja untuk tulang Anda.

Yogurt. Makanan fermentasi ini mengandung kalsium tinggi. Mineral ini amat baik dalam membantu tulang menjadi padat.

Keju mozarella. Keju mozarella merupakan sumber kalsium, fosfor dan magnesium yang dapat memperkokoh tulang. Meskipun begitu, tak berarti Anda bebas memesan pizza tanpa kendali.


Jus jeruk. Banyak yang tak menyadari bahwa jeruk turut menyehatkan tulang. Buah ini mengandung fosfor dan kalsium, selain kaya vitamin C. Menurut penelitian European Prospective Investigation of Cancer Incidence (EPIC), orang yang rajin mengonsumsi jeruk berisiko mengidap rematik tulang lebih rendah.

Tahu. Mengonsumsi kedelai membantu penyerapan kalsium untuk tulang. Selain itu, tahu juga memiliki kandungan isoflavon yang juga bisa membantu tubuh menguatkan matriks tulang Anda.

(ghiboo.com, dirangkum dari berbagai sumber)