the hands free

Tuesday, December 24, 2013

Mengurangi Rasa Kantuk Saat Mengemudi


Saat mengemudi jarak jauh, apalagi di malam hari, sudah biasa kalau akan dihinggapi kantuk, terutama setelah beraktivitas seharian, dan kelelahan. Hal ini, tentunya, adalah keadaan yang membahayakan. Jadi, apa  yang sebaiknya dilakukan untuk tetap terjaga sambil mengemudi?



1. Penuhi keinginan "ngemil"

Penuhi keinginan anda untuk "ngemil" (ditandai dengan mulut terasa pahit), ini bisa dilakukan dengan meminum stamina/energy drink. Ini akan meningkatkan kewaspaan anda pada waktu yang cukup saat mengemudi. Bisa juga dengan kunyah-kunyak apple, jeruk, atau mungkin "nyesepin" jeruk lemon supaya mulut anda tidak terasa pahit. Kudapan-kudapan yang lebih beraroma akan lebih baik lagi menjaga kesadaran anda. Berhentilah sejenak sebelum anda memakan sesuatu, jangan membuka bungkus makanan menggunakan mulut sembari mengemudi, karena cara ini justru akan meningkatkan resiko kecelakaan.

2. Makan pelan-pelan saja

Kalau anda membawa sedikit snack, kacang misalnya, makanlah pelan-pelan ...sebiji-demi sebiji. Atau gigit kecil-kecil saja jika makan emping mlinjo, supaya awet gak cepet habis. Kesibukan ini akan menjaga anda tetap terbangun.

3. Minum sruput-sruput

Meminum kopi memang efekti membantu tetap terjaga, itu karena kandungan kafein-nya, dan sebaiknya tidak diminum langsung habis, disruput dikit-dikit akan memberi kesibukan buat anda sehingga anda tetap terjaga.

4. Sering mampir toilet / kamar kecil

Jangan tunda-tunda jika ingin ke kamar kecil, jika perlu rencanakan di titik-titik mana anda akan berhenti untuk mampir ke kamar kecil. Merencanakan berhenti dari point to point ini akan menyibukkan pikiran anda karena menghitung interval jarak, dan ini akan membantu anda tetap terjaga.

5. Hindari gula. 

Gula menyebabkan beberapa reaksi dalam tubuh anda yang mana akan menyebabkan kantuk dan pengaburan pikiran beberapa sat setelahnya. Semakin cepat gula larut ke dalam tubuh, semakin kuat efek yang ditimbulkannya. 

6. Nyalakan lampu interior. 

Suasana yang gelap akan menyebabkan tubuh memproduksi melatonin, hormon yang menyebabkan kantuk, lebih cepat dari pada kelelahan. Berilah penerangan, sebelum anda merasa lelah jika memungkinkan, karena, begitu tubuh anda memproduksi melatonin, maka akan sulit untuk kembali sadar sepenuhnya tanpa tidur minimal 15 menit.

7. Kunyah permen karet.
 

Mengunyah permen karet akan membuat mulut anda sibuk sehingga anda tidak akan menguap. Pastikan mulut anda sibuk mengunyah meskipun sudah bosan.

8. Basahi wajah dan leher.

Membasahi wajah dan leher anda dengan mengusapkan tissue basah, akan menyegarkan anda. (sopir truk dan sopir MPU mengalungkan handuk kecil di lehernya ... hehehe) 

9. Dengerin lagu yang gak disuka.

Semakin anda menemukan lagu yang gak jelas, semakin akan mengeliminasi rasa kantuk. Putar radio ke stasiun yang asing bagi anda, dan buka volume audio anda lebih keras, ini akan sangat membantu anda menghilangkan kantuk. 

10. Ngobrol atau Bernyanyi. 

Ngobrol atau berdiskusi dengan penumpang lain, atau via ponsel (harus dengan hansfree atau via bluetooth head unit). Hindari ngobrol dgn ponsel jika tidak bebas mengemudi. Selain itu anda bisa bernyanyi sendiri bersama dengan suara di radio.

11. Buka kaca jendela. 

Hembusan angin dari luar yang menerpa wajah bisa menyegarkan anda dan mengurangi rasa kantuk. Dan sekaligus juga merefresh udara kabin dengan udara luar. Perhatikan keadaan udara diluar sebelum membuka jendela, jika sangat berair atau berpolusi, sebaiknya anda tunda saja.

12. Goyangkan kepala ke samping kanan dan kiri, dan tarik nafas panjang. 

Lakukan hal itu beberapa kali secara berkala, hal ini akan membuat anda dalam keadaan tetap terjaga untuk duapuluh menit kedepan. 

TIPS :

  • Jangan gunakan cruise control. Yang harus anda lakukan adalah menjaga tubuh anda tetap punya kesibukan.
  • Jika anda merencanakan perjalanan panjang, pastikan anda sudah cukup beristirahat sebelumnya supaya keadaan anda cukup fit dalam mengemudi.
  • Bergantian mengemudi jika memungkinkan, dan manfaatkan untuk tidur sejenak sementara digantikan.
  • Jika mengemudi sendiri, menepilah dan tidurlah sejenak. Pastikan anda menepi di tempat yang aman.
  • Usahakan tidak mengemudi sendirian jika menempuh jarak jauh, sehingga anda punya teman untuk diajak bicara.
  • Jika memang harus mengemudi sendirian dengan jarak yang jauh, usahakanlah berhenti beberapa saat untuk merentangkan badan untuk mensirkulasikan darah anda.
  • Kadang, anda sudah benar-benar tidak bisa menahan kantuk, ini artinya tubuh anda benar-benar lelah. Jadi ...
    • Menepilah di tempat yang aman, dan set alarm di ponsel anda untuk 15 menit. Matikan lampu, radio, dan tutup mata anda. Tidak perlu harus benar-benar tertidur meskipun itu lebih baik.
    • Yang paling penting adalah jangan pernah beristirahat lebih dari 15 menit, karena anda akan tertidur nyenyak. Kalau sudah begitu, tubuh anda harus sepenuhnya memenuhi siklus tidur untuk kembali siap mengemudi.
    • Setelah 15 menit menutup mata ini, tubuh anda akan lebih fresh dan anda siap untuk mengemudi 2 jam kedepan.
  • Mainkan musik yang energik, hindari musik-musik yang rileks karena akan membuat tubuh anda semakin butuh beristirahat.
JIka kantuk sudah sangat ekstrim menyerang dan anda masih jauh dari tempat aman untuk menepi, cobalah buat ikatan beberapa helai rambut anda keatas, bisa ke pegangan tangan, dijepit jendela, atau sunroof, sehingga akan ada yang menjambak rambut anda kalau anda tertidur.
Sumber : wikihow.com


_________________
Set your mobile device on the right and safest place with a smart holder ... all your communication, information, and entertainment are now on your reach.


Send e-mail to andrian1208@gmail.com for detail information and purchasing

Monday, December 23, 2013

Membuat QR Code Pribadi

Cerita nya neeh ... saya pengen ngasih QR Code pribadi sebagai signature email, so saya coba utak-atik gmail setting supaya di setiap email yang saya buat keluar QR Code nya ...

Ternyata tidak ada masalah kalau gmail kita diberi signature QR Code, tapi ... QR Code-nya mesti kita siapin sendiri, dari pembuatan Code nya sampai penayangannya kita post-kan di URL. Saya mengunakan blog ini sebagai alamat posting QR Code saya pribadi.


Gimana bikin QR Code nya ... ? Gampaaang ....

Pertama :
Masuk aja ke link ini : http://www.barcodesinc.com/generator/index.php

 Kedua :
Pilih model barcode nya ... saya pilih QR code seperti yang saya inginkan, jadi saya klik QR code generator nya

Ketiga :
Nah ... disitu tinggal masukkan saja teks yang anda inginkan, Lalu klik Create QR code ... selesai !!
Klik kanan saja saja QR Code nya yang ditampilkan, dan klik save image as ...

Selesai ... dan inilah QR code pribadi yang siap saya load sebagai email signature ..



Kalau yang dibawah ini ... barcode beneran seperti yang banyak dipakai sebagai label-label nya produk dari gantungan kunci sampe mobil .. :D


Friday, December 20, 2013

TCDi


TCDi, ini adalah label yang terdapat di salah satu varian Chevrolet Spin dari tiga varian yang ada.








Apakah arti label ini ?
Kepanjangan TCDi adalah Turbocharged Common Rail Direct fuel Injection.

TCDi adalah salah satu cara yang cerdas dalam hal pengontrolan mesin diesel, yang mengintegrasikan sistem computer. TCDi digunakan untuk memperbesar tenaga, kemampuan, dan sekaligus menekan dampak emisi gas buang dari mesin diesel. Generasi mesin diesel yang sebelumnya (mesin diesel non-TCDi) memang agak melempem, berisik, dan menyedihkan dalam hal kemampuannya dibandingkan dengan mesin TCDi.
TCDi atau turbocharged common-rail direct-fuel injection, juga dikenal dengan beberapa label yang secara system bekerjanya mirip. Beberapa diantaranya adalah CRDi / CRDe / DICOR / TurboJet / DDIS / TDI / TDCi / MultiJet, dan lain sebagainya. Semua system tersebut bekerja pada prinsip yang sama dengan sedikit variasi dan penambahan di sana sininya.

System TCDi menggunakan common-rail yang mana merupakan sebuah jalur sebagai saluran bahan bakar yang mana berisikan bahan bakar bertekanan tinggi. Inilah yang disebut common-rail, karena hanya ada satu pompa yang mengkompres bahan bakar dan satu buah saluran yang berisi bahan bakar bertekanan tinggi. Bedanya dengan mesin-mesin diesel konvensional adalah jumlah pompanya. Pada mesin diesel konvensional, jumlah pompa sebanyak jumlah silinder nya.  


Sebagai contoh, pada mesin diesel 4 silinder, maka akan terdapat 4 buah pemompa bahan bakar, dan ada 4 buah saluran bahan bakar yang masing-masing akan memberi umpan pada sebuah silinder. Pada TCDi, akan terdapat satu saluran bahan bakar untuk ke empat silindernya, sehingga bahan bakar yang diumpankan pada semua silinder tersebut mendapatkan jumlah bahan bakar dan tekanan yang merata sama.

Bahan bakar di-injeksikan ke dalam setiap silinder mesin pada saat yang dasarkan pada interval-interval tertentu pada posisi pergerakan piston di dalam silindernya. Pada sistem konvensional non-TCDi, interval dan jumlah bahan bakarrnya ini ditentukan oleh komponen-komponen yang bersifat mekanis, tapi dalam system TCDi, interval-interval, perhitungan waktu, jumlah bahan bakar, dan sebagainya, dikendalikan oleh perhitungan komputer atau mikroprocessor sistem kendali.

Untuk menjalankan sistem TCDi, mikroprosessor nya bekerja dengan input dari beberapa sensor. Dari input-input sensor tersebut, mikroprosessor bisa melakukan perhitungan-perhitungan yang presisi dari jumlah bahan bakar dan waktu nya untuk di-injeksikan ke dalam silinder. Dengan menggunakan perhitungan-perhitungan ini, sistem pengendali TCDi akan mengirimkan bahan bakar dengan jumlah yang pas dan waktu yang tepat untuk menghasilkan output terbaiknya dengan emisi yang paling minimal dan juga sesedikit mungkin bahan bakar yang tersisa.      

Input-input sensor yang juga diperhitungkan oleh mikroprocessor nya juga adalah sensor Accelerator Pedal Position (APP), sensor posisi crank, sensor pressure, sensor lambda, dan sebagainya. Kegunaan dari sensor-sensor dan mikroprosesor adalah untuk mengendalikan mesin supaya bekerja pada efisiensi yang paling optimal dalam menggunakan bahan bakar, dan juga memaksimalkan tenaga. Penghematan bahan bakar dan kemampuan mesin dengan pengaturan pada sebuah kendali mikroprosesor adalah cara yang sangat bagus.
Satu lagi yang merupakan perbedaan penting antara TCDi dan mesin diesel konvensional adalah bagaimana caranya injector bahan bakar dikendalikan. Pada mesin diesel konvensional, injector bahan bakar dikendalikan secara mekanis pada sistem pengoperasiannya. Penggunaan mekanisme ini menyebabkan bertambahnya kebisingan karena banyaknya komponen yang bekerja untuk menjalankan mekanisme injector. Sedangkan pada mesin TCDi, injector bahan bakar dioperasikan menggunakan katub solenoid yang bekerja dengan adanya arus listrik, dan tidak membutuhkan susunan mekanisme yang rumit dan berisik untuk menjalankan injector bahan bakar ke dalam silinder. Katub solenoid dioperasikan oleh sebuah central microprcessor pada sistem kendali TCDi berdasrakan input-input dari sensor yang terdapat dalam sistem.


Jadi bisa disimpulkan bahwa TCDi bekerja dengan cara yang cerdas mengendalikan mesin diesel dengan penggunaan sensor-sensor dan mikroprosesor. TCDi menggantikan komponen-komponen mekanis dengan sebuah sistem elektronik yang mana juga menaikkan tenaganya, kepekaan responnya, sekaligus effisiensi dan kemampuannya. Selain itu juga menurunkan suara berisiknya, emisi gas buang dan juga memperhalus tingkat getarannya.

Berikut ini beberapa nama label mesin diesel common rail yang sejenis dengan TCDi :

CRDi = Common Rail Direct Injection (Hyundai)
CRDe = Common Rail Diesel Engine (Mahindra)
DDIS = Direct Diesel Injection System (Maruti Suzuki)
DICOR = Direc Injection Common Rail (TATA)
TDI = Turbocharged Direct Injection (Volkswagen)
TDCi = Turbo Diesel Common Rail Injection (mesin dari DuratorQ untuk Ford, Jaguar, Land Rover, Volvo, dan Mazda)

TCDi sendiri adalah mesin dari GM Powertrain untuk Chevrolet.
Tapi kalau Multi Jet Engine, itu adalah platform teknologi common rail direct injection yang dibangun oleh FIAT.

Kayak gini neeeh ... TCDi dibalik kap mesin Chevrolet Spin 1.3.




Sumber : wikipedia.com - gmpowertrain.com - chevrolet.co.id - caranddriver.com

Wednesday, October 30, 2013

Ergonomi Mengemudi

Pada saat ada yang gak beres dengan tubuh kita, misalnya pegel-pegel di pundah, leher, dan lain-lain, maka kita perlu memeriksa segala aspek dari aktifitas kita yang mungkin ada kontribusinya. Mengemudi misalnya, aktifitas ini memberi tekanan yang sangat berarti pada daerah leher, punggung atas, dan punggung bawah. Sementara itu seharusnya berlangsung tanpa mengatakan hanya menggunakan mobil-mobil yang anda pas kan dengan baik. Compact cars seringkali tidak pas buat yang berpostur tinggi, dan buat yang lainnya, jog nya tidak benar-benar seperti men-support dengan baik. Keselamatan harus menjadi perhatian yang nomer satu. Jangan pernah melakukan pengaturan yang akan membuat anda lebih susah melihat ke jalanan, melihat ke spion, atau bahkan memperhatikan instrumen kendaraan.

So ... bagaimana mengatur posisi pengemudi yang "nyaman" ?
*nyaman = tidak cepat lelah, tidak menimbulkan sakit, dan leluasa mengoperasikan

Mengatur Jog Mengemudi (Driver Seat Adjustment)

Sebelum melakukan pengaturan, periksalah terlebih dahulu feature pengaturan driver seat minimal yang tersedia, yaitu menggeser maju-mundur, mengatur sudut sandaran, dan mengatur ketinggian dudukan.

1. Leg Room (ruang kaki)




Mengatur 'ruang kaki' di mobil anda bukanlah hal yang sulit dilakukan. Anda tinggal melonggarkan penguncinya dan menggerakkan ke depan / ke belakang sampai pada kedudukan yang tepat. Kedudukan yang tepat adalah, kaki tidak meringkuk, maksudnya sudut antara betis dan paha tidak kurang dari 90°. Atur jaraknya sehingga pedal-pedal tetap mudah dijangkau dengan kaki, sementara paha anda tetap dalam kondisi relax. Anda juga harus mengatur sedemikian rupa sehingga kaki-kaki anda bergerak leluasa.

Lutut sebaiknya tidak banyak ditekuk. Mengunci lutut dapat menyebabkan sirkulasi berkurang dan dapat menyebabkan anda jadi pusing atau bahkan pingsan.

Kaki dan panggul harusnya cukup ruang untuk bergerak dan bergeser tanpa mengganggu aktifitas mengemudi anda, ini akan mengurangi titik tekan dan menjaga sirkulasi darah dalam mengemudi jarak jauh. Berada dalam ruang yang sempit dalam waktu lama, dapat menyebabkan deep vein trombosis (search di google yaa).


2. Sudut Kemiringan Dudukan


Salah satu daerah yang sering diabaikan ketika menyesuaikan kursi pengemudi adalah sudut kemiringan dudukan. Penyesuaian yang tepat meningkatkan ergonomi postur mengemudi Anda dan membuat aktifitas mengemudi anda jauh lebih nyaman.

Miringkan dudukan sehingga menopang pantat dan paha Anda secara merata. Dengan demikian, beban tidak akan tertumpu pada titik-titik tertentu. Pastikan paha lebih panjang melewati dudukan sehingga bagian belakang lutut Anda tidak mengalami kontak dengan dudukan.


3. Sudut Kemiringan Sandaran



Sebagian besar pengemudi bisa dengan sangat mudah mengatur kemiringan sandarannya, sayangnya belum sepenuhnya tepat dan benar. Memang mudah untuk mengatur supaya jadi lebih santai atau bahkan menjadi tagang dengan mengatur kemiringan sandaran punggung.

Kemiringan sandaran punggung sebainya antara 100-110 derajat. Posisi dengan sudut ini menopang tubuh bagian atas Anda dan tetap menjaga postur tetap tegak dan tetap sepenuhnya perhatian ke jalan.


4. Ketinggian Dudukan (Seat Height)



Anda mungkin belum menyadari adanya pengaturan yang juga sangat penting, yaitu mengatur ketinggian tinggi dudukan (terhadap lantai). Pengaturan ketinggian ini bisa berpengaruh sangat besar pada kenyamanan anda mengemudi, apalagi untuk jarak jauh.



Atur ketinggian dudukan sehingga anda bisa melihat ke depan dan melihat instrumen kendaraan dengan jelas, dan sekaligus juga posisi paha anda pada posisi rata (pantat dan dengkul sejajar). Pengaturan ini juga akan mengurangi getaran akibat kondisi jalan. Jika postur tubuh and termasuk pendek, tambahkan bantalan pada dudukannya. Tapi jika postur anda cukup tinggi, pastikan posisi kepala anda tetap tegak (tdk ditekuk), atau dimiringkan ke samping.


5. Penopang Pinggang (Lumbar Support)


Penopang pinggang dapat berperan sangat penting selama perjalanan yang panjang, bahkan jika anda memang punya bawaan sakit pinggang. Tambahkan pelengkap penopang pinggang, jika jog pengemudi kendaraan anda belum mengintegrasi penopang pinggang.

Sesuaikan pengaturannya sehingga seluruh tulang belakang anda merasa nyaman. Jangan berlebihan memberikan penopang, karena hal itu akan menekan paksa tulang belakang sehingga kurva nya berbentuk S, dan ini malah akan memperparah tingkat kelelahan anda mengemudi.


Enjoy your drive ...

dirangkum dari : wikihow.com, ergonomics.about.com, ergonomicssimplified.com