the hands free

Monday, December 23, 2013

Membuat QR Code Pribadi

Cerita nya neeh ... saya pengen ngasih QR Code pribadi sebagai signature email, so saya coba utak-atik gmail setting supaya di setiap email yang saya buat keluar QR Code nya ...

Ternyata tidak ada masalah kalau gmail kita diberi signature QR Code, tapi ... QR Code-nya mesti kita siapin sendiri, dari pembuatan Code nya sampai penayangannya kita post-kan di URL. Saya mengunakan blog ini sebagai alamat posting QR Code saya pribadi.


Gimana bikin QR Code nya ... ? Gampaaang ....

Pertama :
Masuk aja ke link ini : http://www.barcodesinc.com/generator/index.php

 Kedua :
Pilih model barcode nya ... saya pilih QR code seperti yang saya inginkan, jadi saya klik QR code generator nya

Ketiga :
Nah ... disitu tinggal masukkan saja teks yang anda inginkan, Lalu klik Create QR code ... selesai !!
Klik kanan saja saja QR Code nya yang ditampilkan, dan klik save image as ...

Selesai ... dan inilah QR code pribadi yang siap saya load sebagai email signature ..



Kalau yang dibawah ini ... barcode beneran seperti yang banyak dipakai sebagai label-label nya produk dari gantungan kunci sampe mobil .. :D


Friday, December 20, 2013

TCDi


TCDi, ini adalah label yang terdapat di salah satu varian Chevrolet Spin dari tiga varian yang ada.








Apakah arti label ini ?
Kepanjangan TCDi adalah Turbocharged Common Rail Direct fuel Injection.

TCDi adalah salah satu cara yang cerdas dalam hal pengontrolan mesin diesel, yang mengintegrasikan sistem computer. TCDi digunakan untuk memperbesar tenaga, kemampuan, dan sekaligus menekan dampak emisi gas buang dari mesin diesel. Generasi mesin diesel yang sebelumnya (mesin diesel non-TCDi) memang agak melempem, berisik, dan menyedihkan dalam hal kemampuannya dibandingkan dengan mesin TCDi.
TCDi atau turbocharged common-rail direct-fuel injection, juga dikenal dengan beberapa label yang secara system bekerjanya mirip. Beberapa diantaranya adalah CRDi / CRDe / DICOR / TurboJet / DDIS / TDI / TDCi / MultiJet, dan lain sebagainya. Semua system tersebut bekerja pada prinsip yang sama dengan sedikit variasi dan penambahan di sana sininya.

System TCDi menggunakan common-rail yang mana merupakan sebuah jalur sebagai saluran bahan bakar yang mana berisikan bahan bakar bertekanan tinggi. Inilah yang disebut common-rail, karena hanya ada satu pompa yang mengkompres bahan bakar dan satu buah saluran yang berisi bahan bakar bertekanan tinggi. Bedanya dengan mesin-mesin diesel konvensional adalah jumlah pompanya. Pada mesin diesel konvensional, jumlah pompa sebanyak jumlah silinder nya.  


Sebagai contoh, pada mesin diesel 4 silinder, maka akan terdapat 4 buah pemompa bahan bakar, dan ada 4 buah saluran bahan bakar yang masing-masing akan memberi umpan pada sebuah silinder. Pada TCDi, akan terdapat satu saluran bahan bakar untuk ke empat silindernya, sehingga bahan bakar yang diumpankan pada semua silinder tersebut mendapatkan jumlah bahan bakar dan tekanan yang merata sama.

Bahan bakar di-injeksikan ke dalam setiap silinder mesin pada saat yang dasarkan pada interval-interval tertentu pada posisi pergerakan piston di dalam silindernya. Pada sistem konvensional non-TCDi, interval dan jumlah bahan bakarrnya ini ditentukan oleh komponen-komponen yang bersifat mekanis, tapi dalam system TCDi, interval-interval, perhitungan waktu, jumlah bahan bakar, dan sebagainya, dikendalikan oleh perhitungan komputer atau mikroprocessor sistem kendali.

Untuk menjalankan sistem TCDi, mikroprosessor nya bekerja dengan input dari beberapa sensor. Dari input-input sensor tersebut, mikroprosessor bisa melakukan perhitungan-perhitungan yang presisi dari jumlah bahan bakar dan waktu nya untuk di-injeksikan ke dalam silinder. Dengan menggunakan perhitungan-perhitungan ini, sistem pengendali TCDi akan mengirimkan bahan bakar dengan jumlah yang pas dan waktu yang tepat untuk menghasilkan output terbaiknya dengan emisi yang paling minimal dan juga sesedikit mungkin bahan bakar yang tersisa.      

Input-input sensor yang juga diperhitungkan oleh mikroprocessor nya juga adalah sensor Accelerator Pedal Position (APP), sensor posisi crank, sensor pressure, sensor lambda, dan sebagainya. Kegunaan dari sensor-sensor dan mikroprosesor adalah untuk mengendalikan mesin supaya bekerja pada efisiensi yang paling optimal dalam menggunakan bahan bakar, dan juga memaksimalkan tenaga. Penghematan bahan bakar dan kemampuan mesin dengan pengaturan pada sebuah kendali mikroprosesor adalah cara yang sangat bagus.
Satu lagi yang merupakan perbedaan penting antara TCDi dan mesin diesel konvensional adalah bagaimana caranya injector bahan bakar dikendalikan. Pada mesin diesel konvensional, injector bahan bakar dikendalikan secara mekanis pada sistem pengoperasiannya. Penggunaan mekanisme ini menyebabkan bertambahnya kebisingan karena banyaknya komponen yang bekerja untuk menjalankan mekanisme injector. Sedangkan pada mesin TCDi, injector bahan bakar dioperasikan menggunakan katub solenoid yang bekerja dengan adanya arus listrik, dan tidak membutuhkan susunan mekanisme yang rumit dan berisik untuk menjalankan injector bahan bakar ke dalam silinder. Katub solenoid dioperasikan oleh sebuah central microprcessor pada sistem kendali TCDi berdasrakan input-input dari sensor yang terdapat dalam sistem.


Jadi bisa disimpulkan bahwa TCDi bekerja dengan cara yang cerdas mengendalikan mesin diesel dengan penggunaan sensor-sensor dan mikroprosesor. TCDi menggantikan komponen-komponen mekanis dengan sebuah sistem elektronik yang mana juga menaikkan tenaganya, kepekaan responnya, sekaligus effisiensi dan kemampuannya. Selain itu juga menurunkan suara berisiknya, emisi gas buang dan juga memperhalus tingkat getarannya.

Berikut ini beberapa nama label mesin diesel common rail yang sejenis dengan TCDi :

CRDi = Common Rail Direct Injection (Hyundai)
CRDe = Common Rail Diesel Engine (Mahindra)
DDIS = Direct Diesel Injection System (Maruti Suzuki)
DICOR = Direc Injection Common Rail (TATA)
TDI = Turbocharged Direct Injection (Volkswagen)
TDCi = Turbo Diesel Common Rail Injection (mesin dari DuratorQ untuk Ford, Jaguar, Land Rover, Volvo, dan Mazda)

TCDi sendiri adalah mesin dari GM Powertrain untuk Chevrolet.
Tapi kalau Multi Jet Engine, itu adalah platform teknologi common rail direct injection yang dibangun oleh FIAT.

Kayak gini neeeh ... TCDi dibalik kap mesin Chevrolet Spin 1.3.




Sumber : wikipedia.com - gmpowertrain.com - chevrolet.co.id - caranddriver.com

Wednesday, October 30, 2013

Ergonomi Mengemudi

Pada saat ada yang gak beres dengan tubuh kita, misalnya pegel-pegel di pundah, leher, dan lain-lain, maka kita perlu memeriksa segala aspek dari aktifitas kita yang mungkin ada kontribusinya. Mengemudi misalnya, aktifitas ini memberi tekanan yang sangat berarti pada daerah leher, punggung atas, dan punggung bawah. Sementara itu seharusnya berlangsung tanpa mengatakan hanya menggunakan mobil-mobil yang anda pas kan dengan baik. Compact cars seringkali tidak pas buat yang berpostur tinggi, dan buat yang lainnya, jog nya tidak benar-benar seperti men-support dengan baik. Keselamatan harus menjadi perhatian yang nomer satu. Jangan pernah melakukan pengaturan yang akan membuat anda lebih susah melihat ke jalanan, melihat ke spion, atau bahkan memperhatikan instrumen kendaraan.

So ... bagaimana mengatur posisi pengemudi yang "nyaman" ?
*nyaman = tidak cepat lelah, tidak menimbulkan sakit, dan leluasa mengoperasikan

Mengatur Jog Mengemudi (Driver Seat Adjustment)

Sebelum melakukan pengaturan, periksalah terlebih dahulu feature pengaturan driver seat minimal yang tersedia, yaitu menggeser maju-mundur, mengatur sudut sandaran, dan mengatur ketinggian dudukan.

1. Leg Room (ruang kaki)




Mengatur 'ruang kaki' di mobil anda bukanlah hal yang sulit dilakukan. Anda tinggal melonggarkan penguncinya dan menggerakkan ke depan / ke belakang sampai pada kedudukan yang tepat. Kedudukan yang tepat adalah, kaki tidak meringkuk, maksudnya sudut antara betis dan paha tidak kurang dari 90°. Atur jaraknya sehingga pedal-pedal tetap mudah dijangkau dengan kaki, sementara paha anda tetap dalam kondisi relax. Anda juga harus mengatur sedemikian rupa sehingga kaki-kaki anda bergerak leluasa.

Lutut sebaiknya tidak banyak ditekuk. Mengunci lutut dapat menyebabkan sirkulasi berkurang dan dapat menyebabkan anda jadi pusing atau bahkan pingsan.

Kaki dan panggul harusnya cukup ruang untuk bergerak dan bergeser tanpa mengganggu aktifitas mengemudi anda, ini akan mengurangi titik tekan dan menjaga sirkulasi darah dalam mengemudi jarak jauh. Berada dalam ruang yang sempit dalam waktu lama, dapat menyebabkan deep vein trombosis (search di google yaa).


2. Sudut Kemiringan Dudukan


Salah satu daerah yang sering diabaikan ketika menyesuaikan kursi pengemudi adalah sudut kemiringan dudukan. Penyesuaian yang tepat meningkatkan ergonomi postur mengemudi Anda dan membuat aktifitas mengemudi anda jauh lebih nyaman.

Miringkan dudukan sehingga menopang pantat dan paha Anda secara merata. Dengan demikian, beban tidak akan tertumpu pada titik-titik tertentu. Pastikan paha lebih panjang melewati dudukan sehingga bagian belakang lutut Anda tidak mengalami kontak dengan dudukan.


3. Sudut Kemiringan Sandaran



Sebagian besar pengemudi bisa dengan sangat mudah mengatur kemiringan sandarannya, sayangnya belum sepenuhnya tepat dan benar. Memang mudah untuk mengatur supaya jadi lebih santai atau bahkan menjadi tagang dengan mengatur kemiringan sandaran punggung.

Kemiringan sandaran punggung sebainya antara 100-110 derajat. Posisi dengan sudut ini menopang tubuh bagian atas Anda dan tetap menjaga postur tetap tegak dan tetap sepenuhnya perhatian ke jalan.


4. Ketinggian Dudukan (Seat Height)



Anda mungkin belum menyadari adanya pengaturan yang juga sangat penting, yaitu mengatur ketinggian tinggi dudukan (terhadap lantai). Pengaturan ketinggian ini bisa berpengaruh sangat besar pada kenyamanan anda mengemudi, apalagi untuk jarak jauh.



Atur ketinggian dudukan sehingga anda bisa melihat ke depan dan melihat instrumen kendaraan dengan jelas, dan sekaligus juga posisi paha anda pada posisi rata (pantat dan dengkul sejajar). Pengaturan ini juga akan mengurangi getaran akibat kondisi jalan. Jika postur tubuh and termasuk pendek, tambahkan bantalan pada dudukannya. Tapi jika postur anda cukup tinggi, pastikan posisi kepala anda tetap tegak (tdk ditekuk), atau dimiringkan ke samping.


5. Penopang Pinggang (Lumbar Support)


Penopang pinggang dapat berperan sangat penting selama perjalanan yang panjang, bahkan jika anda memang punya bawaan sakit pinggang. Tambahkan pelengkap penopang pinggang, jika jog pengemudi kendaraan anda belum mengintegrasi penopang pinggang.

Sesuaikan pengaturannya sehingga seluruh tulang belakang anda merasa nyaman. Jangan berlebihan memberikan penopang, karena hal itu akan menekan paksa tulang belakang sehingga kurva nya berbentuk S, dan ini malah akan memperparah tingkat kelelahan anda mengemudi.


Enjoy your drive ...

dirangkum dari : wikihow.com, ergonomics.about.com, ergonomicssimplified.com

Saturday, August 10, 2013

Menghilangkan Bekas Goresan di Cat Mobil

(Manfaat lain dari karet penghapus, selain menghapus tulisan pensil)

Terkadang, betapapun berhati-hatinya kita mengemudikan kendaran, apalagi mobil, secara tanpa sengaja ada saja bekas goresan di body mobil, terutama bumper-nya atau di bagian-bagian body mobil yang tak terlihat ketika mengemudikan. Ini memang masalah kecil, dan sederhana, tapi kalau dibiarkan saja, lambat laun akan mengurangi nilai penampilan mobil anda, atau bahkan menurunkan nilai jualnya. Dan yang lebih parah lagi, jika warna mobil anda hitam ... sedikit scratch saja akan nampak mengganggu.

So ... supaya anda tidak terkesan mengkoleksi scratch atau bekas goresan di body mobil anda, berikut ini tips sederhana meng-kamuflase bekas goresan di cat body mobil.
Foto illustrasi ini, saya ambil dari body Honda City hitam, yang mengalami scratch di body samping sebelah pengemudi akibat goresan dari tong sampah plastik.

Tips menghilangkan bekas goresan :
  • Bersihkan body mobil terlebih dahulu, cuci bersih jika perlu. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan debu-debu yang mungkin menempel di body kendaraan. Selanjutnya siapkan karet penghapus. Tidak ada yang istimewa dengan karet penghapus ini, karena mudah ditemukan di kotak peralatan sekolah anak-anak.
Bekas goresan dipermukaan cat mobil

  • Setelah permukaannya bersih dari debu, mulailah menghapus bekas goresan / scratch dengan karet penghapus.
Menghapus bekas goresan seperti menghapus tulisan pensil

  • Selanjutnya, bersihkan sisa-sisa karet penghapusnya dari permukaan yang dibersihkan. Selesai ..!!!
Bekas goresan sudah tidak lagi nampak.

Catatan :
Tips ini efektif untuk membersihkan bekas goresan yang terjadi di permukaan cat. Jika terjadi goresan yang lebih dalam, yang mungkin diakibatkan oleh goresan batu atau metal, maka metode ini hanya kan membersihkan sisa-sisa warna lain akibat gesekannya, tapi bekas goresannya akan tetap ada walaupun tidak nampak.

Bagaimana kalau goresan terjadi di bemper? yang material nya terbuat dari plastik?

Anyway ... semoga tips ini bermanfaat.

Drive save ...!!! 

low cost in car infotainment