the hands free

Thursday, July 25, 2013

Present Continuous

Bentuk kalimat Present Continuous, adalah ungkapan kalimat yang mengekspresikan kejadiaan yang sedang berlangsung.
Formatnya adalah sebagai berikut :


Penggunaan 'to be' dalam Present Continous harus ada, karena itu adalah penjelasan sedang berlangsungnya kejadian. Begitu juga dengan penambahan 'ing' pada kata kerja (verb) adalah juga keharusan.

Ada 4 macam keadaan dimana Present Continuous bisa digunakan dengan tepat.

Penggunaan 1 : terjadi saat sekarang






Menggunakan Present Continuous dengan Normal Verb untuk mengungkapkan sesuatu yang berlangsung sekarang, saat ini juga. Bisa juga digunakan untuk menjelaskan sesuatu yang saat sekarang ini sedang tidak terjadi.

Contoh :
  • You are learning English now
  • You are not learning English now
  • Are you sleeping,
  • I am sitting
  • I am not standing

Penggunaan 2 : Kejadian yang lama berlangsungnya, dan sedang dalam pengerjaan.

Dalam bahasa Inggris, kata "now" bisa berarti ; detik ini, hari ini, bulan ini, tahun ini, abad ini, dan seterusnya. Kadang-kadang kita menggunakan Present Continuous untuk mengatakan bahwasanya kita sedang memproses sebuah aktifitas yang prosesnya sedang berlangsung dalam waktu yang panjang, meskipun pada detik-detik kita mengatakannya sedang tidak kita kerjakan.

Contoh kalimat berikut ini, disampaikan ketika terjadi percakapan dua orang sahabat di sebuah cafe :
  • I am studying of making a movie
  • Are you working on an exclusive project right now ?
  • Aren't you teaching at any university now ?

Penggunaan 3 : terjadi nanti yang tidak terlalu lama






Adakalanya, seseorang mengungkapkan dengan Present Continuous untuk kejadian yang akan terjadi atau tidak akan terjadi di saat mendatang yang tidak terlalu lama.
 
Contoh :
  • I am not going to the party tonight
  • Is he visiting his parents next weekend ?
Penggunaan 4 : terjadi perulangan dengan penambahan "always"

Present Continuous dengan tambahan kata seperti "always" dan "constantly" menggungkapkan suatu kejadian yang tidak mengenakkan yang acak kali terjadi. Memang benar ini mirip sekali dengan Simple Present, hanya saja ada makna yang negatif. Selalu perhatikan untuk menambah "always" atau "constantly" diantara "be" dan "verb+ing".

Contoh :
  • She is always coming late to my class
  • He is constantly talking about his pet
  • I don't like them, they are always complaining



Okey ... this is it !
Present Continuous bukanlah pelajaran yang sulit untuk dipahami.

Have a nice day .....

Tuesday, July 16, 2013

Simple Present Tense

Simple Present adalah bentuk kalimat yang paling sederhana dari semua bentuk tenses dalam bahasa Inggris. Meskipun begitu, seringkali kita kurang memahami kapan menggunakan bentuk kalimat ini pada saat yang tepat dimana seharusnya digunakan.

Misalnya saja, kita selalu menggunakan Simple Future (bentuk 'akan datang') untuk menyatakan kejadian yang akan terjadi, padahal tidak selalu begitu. Ada beberapa hal kejadian yang akan terjadi justru dinyatakan dengan Simple Present (bentuk 'kini'). Coba perhatikan penjelasan berikut ini :

Bentuk (form) Simple Present adalah :

  • Subject + [Verb] s/es + object

Contoh :
  • (+) You speak English
  • (?) Do you speak English ?
  • (-) You don't speak English
  • (+) She takes medicine
  • (?) Does she take medicine ?
  • (-) She doesn't take medicine

Bilamanakah menggunakan Simple Perfect ?

1. Menggambarkan tindakan yang berulang-ulang (Repeated Actions)






Simple Present digunakan untuk menggambarkan sebuah keadaan dimana terjadi tindakan yang berulang-ulang atau biasa terjadi. Kejadiannya bisa merupakan kebiasaan, hobby, aktifitas sehari-hari, aktifitas yang sudah dijadwal, atau aktifitas yang sering kali terjadi. Bisa juga menggambarkan kejadian yang sering dilupakan orang atau aktifitas-aktifitas yang tidak biasa dilakukan orang.

Contoh kalimat yang menggambarkan aktifitas yang biasa terjadi :
  • I play tennis (menyatakan kebiasaan bermain tennis)
  • He doesn't play football (menyatakan tidak biasa bermain bola)
  • Do they walk to the school ?
  • She always brings her small note
  • We never use the left hand
  • Does the sun circle the earth ?


2.Menyatakan peristiwa yang sudah lazim terjadi (Facts or Generalization)







Simple Present bisa juga sebagai pernyataan seseorang yang merupakan fakta yang benar dari kejadian yang pernah terjadi, sekarang terjadi, dan yang terjadi dikemudian hari. Tidaklah penting kebenaran pernyataan tentang fakta itu. Juga digunakan untuk membuat pernyataan yang bersifat 'penyama-rataan' mengenai masyarakat atau sesuatu.

Contoh kalimat yang menyatakan kelaziman :
  • The students use a uniform. (kelaziman yang dianggap selalu seperti itu)
  • Peoples sleep at night.
  • The rice field needs so much water.
  • Surabaya has very large population. (menyatakan fakta dan tidak mementingkan benar tidaknya)
  • Tenggerians always bring their 'saroong'. (orang Tengger disama-ratakan selalu membawa sarungnya)
 

3. Menyatakan peristiwa yang sudah terjadwal akan terjadi tidak lama kemudian (Scheduled events in the Near Future)






Simple Present seringkali digunakan untuk menyatakan kejadian yang akan terjadi tidak terlalu lama dari saat dibicarakan. Hal ini biasanya dilakukan ketika membicarakan yang berhubungan dengan transportasi umum, tapi bisa juga digunakan kejadian-kejadian yang terjadwal lainnya.

Contoh kalimat kejadian yang terjadwal :
  • The train arrives in next two hours, not now
  • The show starts at 8 o'clock
  • The machine doesn't stop at 4 pm, it stops at 6 pm.

4. Menyatakan peristiwa yang sedang terjadi (non-continuous verbs)






Pada kata kerja tertentu yang tergolong sebagai Non-continuous verb, seringkali digunakan dengan bentuk Simple Present, dan bukan dengan bentuk Present Continuous.

Non-continuous verb adalah aktifitas yang biasanya tidak kelihatan oleh orang lain,
contohnya :
abstract verbs : to be, to want, to cost, to seem, to need, to care, to contain, to owe, to exist, ...
possession verbs : to possess, to own, to belong, ...
emotion verbs :  to like, to love, to hate, to dislike, to fear, to envy, to mind, ...

Contoh-contoh kalimat Simple Present dengan Non-continuous verb :
  • I want my bike now  => benar
  • I am wanting my bike now  => tidak tepat
  • He needs a help right now  => benar
  • He is needing a help right now  => tidak tepat

Menempatkan Adverb

Contoh-contoh kalimat berikut ini menunjukkan grammar adverbs seperti : always, only, never, ever, still, just, etc.
  • You only speak English
  • He never forgets his wallet

Kalimat Passive

Contoh kalimat Passive Form Simple Present :
  • The earth is circled by the sun

Untuk lebih detailnya mengenai Passive Forms, please see Passive Forms in this blog.
 

__________________________________________________________________________________

Helmet Kunang²


Sumber : englishpage.com

Friday, July 5, 2013

Cara Mendapatkan Panel Veneer Yang Sempurna

diterjemahkan dari Veneering Tips : How to Get a Perfect Panel (joewoodworker.com)

Sudah tidak terhitung lagi berapa kali anda memproses veneered panel dengan vacuum press, selalu saja masih ada rasa khawatir ketika anda melepas veneered panel dari mesin press. Apakah disana ada gelembung, riak, delaminasi, atau mungkin jahitan yang merekah. Berikut ini adalah beberapa tips untuk meredakan kekhawatiran untuk menghindari kesalahan yang paling sering terjadi ketika memproses veneer.

1 : Gunakan perekat yang tepat.
  • Contact Cement, hanya cocok untuk digunakan pada backed veneer (veneer di surface belakang, seperti gatorply dan lain-lain.
  • Lem Kuning, tidak boleh digunakan untuk veneer, karena sifatnya yang tidak mengeras, tapi membal seperti karet, dan sangat mudah ditembus cairan.
  • PPR dan perekat urea resin tidak tepat bagi mereka yang baru mulai mengenal proses veneering, karena perekat jenis ini membutuhkan pencampuran yang tepat (tidak boleh salah) dan mengeras dengan waktu proses yang lama. Keuntungannya, perekat jenis ini tahan terhadap kelembapan dan suhu yang tinggi
  • Perekat veneer standard cold press adlah pilihan terbaik. Sifat perekat yang baik adalah mengering dengan cepat dan mengeras seperti batu. Contohnya adalah BetterBond.
  • Perekat-perekat yang tahan panas dan perekat-perekat yang membutuhkan pemanasan, tidak cocok digunakan pada proses pelapisan permukaan yang berlipat.

2: Gunakan alat yang tepat untuk meratakan perekat (lem).
  • Yang paling penting untuk menerapkan perekat (lem) adalah harus merata. Praktisnya, permukaan bahan yang diberi lem harus terlihat seperti dicat merata diseluruh permukaannya. Dan permukaan bahan yang diberi lem tersebut tidak boleh basah kuyup. Untuk mengetahui ketepatan jumlah lem yang dituangkan ke permukaan bahan, bisa digunakan coretan dengan pensil. Jika coretan pensil sudah hampir tidak terlihat, itu berarti jumlah lem nya sudah tepat.
  • PERHATIAN ! Selalu tuangkan lem pada permukaan bahan yang akan diveneer, dan BUKAN pada veneernya.

3: Mempersiapkan permukaan yang akan diveneer
Untuk Bahan yang akan diveneer.
Lakukan peng-kasar-an permukaan dengan ketas gosok grit 80 - 100. MDF adalah bahan yang permukaanya sangat halus dan tidak berpori, sehingga akan lebih baik jika dilakukan pengamplasan terlebih dahulu.

Untuk backed veneer
Periksa terlehib dahulu kualitas permukaannya. Caranya dalah dengan meneteskan air dipermukaannya. jika tetesan air tidak menghilang setelah 5 menit, maka bahan ini akan bermasalah dalam perekatannya. Jadi perlu dilakukan pengamplasan untuk membuka pori-porinya dengan amplas grit 80 - 100. Atau gunakan thinner yang dilap pada permukaanya, untuk menghasilkan permukaan kasar secara kimiawi.

Untuk veneer kayu
Tidak diperlukan perlakuan apapun sebagai persiapannya. Namun pada veneer yang ber-motif, kadang sedikit mengandung minyak. Supaya hasilnya lebih baik, bisa digunakan nafta yang dilap pada permukaan veneer tersebut.

4. Gunakan Backer atau Balance Veneer
Satu dari permasalahan yang paling sering terjadi pada proses veneer adalah melengkung ketika panel dikeluarkan dari mesih press. Masalah ini bisa diatasi dengan melapisi kedua permukaan bahan. Backed veneer atau Balance Veneer harus digunakan pada sisi balik permukaan bahan yang diveneer. Ini akan menyeimbangkan stres pada bahan pada saat lem mengering dan mengendapkan kedudukannya pada panel.

5. Gunakan Vacuum Press untuk hasil terbaik
Idealnya, tekanan mesin press pada proses pelapisan veneer harus merata disetiap permukaannya, jika tidak, lem akan membuat gelembung yang kaku di dalam veneer. Dan ini akan merusak hasil akhir panel.

6. Pengeringan lem harus tepat.
Untuk penggunaan cold press, ikuti petunjuk pengeringan yang dispesifikasi oleh lem yang digunakan. Pastikan lem telah benar-benar mengering dengan tepat sebelum melanjutkan proses-proses permesinan berikutnya.
Jangan lakukan proses pengepresan lebih lama dari waktu yang dianjurkan, karena hal ini akan menimbulkan globby dan permukaan panel menjadi tidak merata. Hal ini juga akan meninggalkan bekas tekanan pada permukaan panel.
Untuk menghindari warping, pastikan lem pada kedua sisi panel telah kering secara merata. Teknik mudahnya adalah dengan meletakkan panel yang telah di press di permukaan yang datar dan diganjal dowel-dowel untuk memberikan sirkulasi udara sampai lem benar-benar mengering.


Demikian beberapa tips sederhana untuk menghasilkan proses pelapisan veneer yang sempurna.

Selamat Bekerja !!!

Thursday, July 4, 2013

Cara Cepat Men-tracing Arsip Email

Ini sebuah kisah lama yang tragis dan memilukaan setelah berkali-kali saya harus buang-buang waktu ketika mencari arsip di kotak email untuk menemukan arsip email yang berisi tentang hal-hal yang spesifik.

Gimana gak tragis kalau akhirnya saya harus menuliskan ... "Sorry, I can't find your confirmation. Please re-send your confirmation ?".

Padahal, workstation yang saya gunakan sudah cukup keren dengan 4 buah hardrive (mungkin lebih...) yang meng-arsip email saya selama lebih dari 5 tahun, dan ter-back-up setiap 1 semester.
Mending kalo arsip email nya ketemu, kalau enggak ..? mata jadi panas, tangan jadi capek, waktu tersia-sia ... dan yang lebih parah lagi ...kena finding pas ada audit ISO ..he he he 

Fasilitas search email yang telah disediakan oleh software-software email, sebetulnya bisa membantu menemukan arsip email yang dicari, namun biasanya belum secara langsung mengarah ke spesifik data yang kita inginkan karena masih perlu dipreteli lagi untuk menemukan dokumen email spesifik yang sedang kita cari. Jujur saja ... kecanggihan processor quad-core atau Core-I terbaru pun gak bakalan bisa dengan cepat menemukan arsip email kita tanpa campur tangan kita sendiri.


Search dan Filter message pada Thunderbird untuk mencari arsip email


Berbagai cara dan metode saya coba untuk mengorganisasikan email-email supaya mudah dan cepat jika saya harus menarik kembali informasinya di kemudian hari. Sehingga akhirnya, saya gunakan fasilitas Filter by Subject yang telah tersedia di setiap software email, dan mengatur penulisan Subject email yang diisi dengan nama object yang sedang dibicarakan dalam email, ditambah dengan satu kata keterangan pokok.

Contohnya begini, ketika kita memulai sebuah email yang akan membicarakan tentang sebuah kegiatan acara, misalnya saja outbound. Maka kata outbound ini harus selalu diisikan dalam setiap korenspondensi yang membicarakan kegiatan ini.

Subject diisi dengan pokok bahasan utama
Setelah Subject pokok bahasan utama kita isikan, kita bisa menambahkan dengan pokok bahasan yang lebih spesifik sedang kita bicarakan dalam email tersebut. Disini, saya memisahkan kata-kata pokok bahasan utama dan kata-kata pokok bahasan spesifik dengan tanda "titik dua (:)".

Pokok bahasan spesifik ditambahkan setelah pokok bahasan utama
Dari cara sederhana itu, nantinya kita hanya butuh mengisi kolom filter dan mengaktifkan subject pada fasilitas filter email jika ingin mereview kembali arsip-arsip email yang bisa langsung merujuk pada arsip email yang spesifik.

Mencari arsip email dengan Filter Subject
Contoh lain misalnya, email yang kita buat untuk memasarkan sebuah produk, anggap saja produk fashion musim panas 2013. Maka, kita bisa menggunakan Spring 2013 sebagai pokok bahasan utama, dan selalu kita isikan dalam setiap korespondensi yang membicarakan produk fashion musim panas 2013.
Begitupun ketika kita membahas sebuah proyek pembangunan taman bermain di lokasi 'XYZ' misalnya, maka kita bisa mengisikan Taman Bermain 'XYZ' sebagai pokok bahasan utama disetiap korespondensinya.

Persoalannya, bagaimana jika kita menerima email yang mengajak kita membahas sebuah issue, namun kita melihat email subject-nya terlalu universal ? Misalnya, kita menerima email dari seseorang yang ingin membahas tentang penyusunan database siswa SD "A" namun di subjectnya terisi "Komputerisasi data siswa". Memang secara sepintas berkesan relevan dengan pokok bahasan, namun dengan kata-kata seperti itu di dalam subject-nya, kemungkinan besar akan menyulitkan kita melakukan tracing arsip email di kemudian hari. Disini, kita bisa me-reply dan menambakan kata-kata yang akan mudah diingat jika kita melakukan tracing di kemudian hari. Misalnya dengan menambahkan ": database SD"A" : rencana", dibelakang kata-kata subject yang telah ada atau kita hapus subject yang ada dengan diganti dengan kata-kata yang lebih terorganisir.

So ... semoga tips sederhana tentang pengelolaan email ini bisa membantu memudahkan dan mempercepat proses anda melakukan searching arsip email, sehingga ... bisa facebook-an lebih lama ... he..he..hee..
                                                                                                                               


Helm dengan lampu stop tanpa kabel